Ada beberapa hal prinsip sehubungan dengan pembelajaran kooperatif tipe TPS yang akan dijelaskan dibagian ini, yaitu: pengertian pembelajaran kooperatif tipe TPS dan kelebihan model pembelajaran kooperatif tipe TPS.
2.2.1 Pengertian Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS
TPS yaitu teknik yang dikembangkan oleh Frank Lyman (Think-Pair-Share). Teknik ini memberi siswa kesempatan untuk bekerja sendiri serta bekerja sama dengan orang lain. Keunggulan dan teknik ini adalah optimalisasi partisipasi siswa, yaitu memberi kesempatan delapan kali lebih banyak kepada setiap siswa untuk dikenali dan menunjukkan partisipasi mereka kepada orang lain (Isjoni, 2006). Continue reading Pembelajaran Kooperatif tipe TPS
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN
OLEH : SUBAGIO,M.Pd.
(KEPALA SMPN 2 CIBEUREUM KAB. KUNINGAN)
Istilah kepemimpinan pembelajaran muncul dalam Permendiknas 35/2010 yang menyatakan bahwa efektivitas kepala sekolah dinilai angka keditnya dalam kompetensi (1) Kepribadian dan Sosial (2) Kepemimpinan pembelajaran (3) Pengembangan Sekolah dan Madrasah (4) Manajemen sumber daya (5) Kewirausahaan sekolah/madrasah (6) Supervisi Pembelajaran. Continue reading Peran Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Pembelajaran
Potensi “DAJAMBI”Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) sebagai Bahan Kontrasepsi Alami pada Pria
B. LATAR BELAKANG
Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia setelah RRC, India dan Amerika Serikat laju pertumbuhan penduduk Indonesia memang cukup tinggi, yakni 2,6 juta jiwa per tahun. Tahun 2009 jumlah penduduk Indonesia ada sekitar 230,6 juta jiwa. Pada 2006 rata-rata angka kelahiran mencapai 2,6 anak per wanita subur. Angka tersebut tidak berubah pada 2007, sedangkan laju pertumbuhan penduduk rata-rata masih 2,6 juta jiwa per tahun. Jika tidak dilakukan tindakan pengendalian, 11 tahun lagi atau pada 2020 diperkirakan penduduk Indonesia akan mencapai 261 juta manusia. (Purnomo, 2004). Continue reading Potensi “DAJAMBI” Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) sebagai Bahan Kontrasepsi Alami pada Pria
Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya (Sudjana, 2009). Siswa yang belajar akan mengalami perubahan sebagai hasil belajar yang telah dilakukan. Hasil belajar merupakan sesuatu yang diperoleh, didapatkan atau dikuasai setelah proses belajar yang biasanya ditunjukkan dengan nilai atau skor.
Menurut Howard Kingsley dalam Sudjana (2009) hasil belajar dibagi menjadi tiga macam, yaitu: (a) keterampilan dan kebiasaan, (b) pengetahuan dan pengertian, (c) sikap dan cita-cita. Masing-masing jenis hasil belajar dapat diisi dengan bahan yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Sedangkan Gagne dalam Sudjana (2009) membagi lima kategori hasil belajar, yaitu: (a) informasi verbal, (b) keterampilan intelektual, (c) strategi kognitif, (d) sikap, dan (e) keterampilan motoris. Continue reading HASIL BELAJAR BIOLOGI
Ada beberapa hal prinsip sehubungan dengan pembelajaran kooperatif yang akan dijelaskan pada bagian ini, yaitu: pengertian pembelajaran kooperatif, tujuan pembelajaran kooperatif, teori-teori yang terkait dengan pembelajaran kooperatif, karakteristik pembelajaran kooperatif, langkah-langkah pembelajaran kooperatif, dan jenis-jenis pembelajaran kooperatif, sebagaimana uraian berikut ini.
2.1.1 Pengertian Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) adalah model pembelajaran yang mengacu pada metode pengajaran dimana siswa bekerja bersama dalam kelompok kecil saling membantu dalam belajar. Model pembelajaran ini melibatkan siswa dalam kelompok yang terdiri dari empat atau lima siswa dengan kemampuan yang berbeda-beda. Pembelajaran kooperatif memiliki suatu struktur tugas dan penghargaan yang berbeda dalam mengupayakan pembelajaran siswa. Struktur tugas itu menghendaki siswa untuk bekerja sama dalam kelompok-kelompok kecil. Struktur penghargaan itu mengakui upaya kolektif dan individual. Dalam penerapan pembelajaran kooperatif, dua atau lebih individu saling tergantung satu sama lain untuk mencapai satu penghargaan bersama. Mereka akan berbagi penghargaan jika mereka berhasil sebagai kelompok. Continue reading Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran kooperatif merujuk pada berbagai metode pembelajaran di mana para siswa bekerja dalam kelompok-kelompok kecil untuk saling membantu satu sama lainnya dalam mempelajari materi ajaran (Slavin, 2008: 4). Tujuan pembelajaran kooperatif adalah menciptakan situasi keberhasilan individu yang ditentukan oleh keberhasilan kelompok (Ibrahim dkk, 2000: 18).
Adapun menurut Slavin (1985), model pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran di mana siswa belajar dalam kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya 4-5 orang dengan struktur kelompok heterogen. Continue reading Model Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning)